Home | Looking for something? Sign In | New here? Sign Up | Log out

Sabtu, 29 Mei 2010

Biodata Gitaris dunia

Sabtu, 29 Mei 2010
0 komentar

Steve vai
Lahir : Carle Place(New York),6 Juni 1960
Genre (Gaya) : Rock, Hard Rock.
Guitar : Ibanez JEM
Groups : David Lee Roth, Whitesnake, Alcatrazz, Frank Zappa, G3
Steve vai adalah seorang ahli pemain gitar, dan dia dianggap sebagai salah satu dari banyak teknik gitaris rok yang sempurna.






Joe Satriani
Lahir : Westbury NY (USA) 15 Juli 1956.
Genre (Gaya) : Instrumental Rock, Jazz Fusion, Hard Rock
Guitar: Ibanez Joe Satriani Signature model
Groups: Joe Satriani, G3
Joe satriani Adalah seorang bekas pengajar gitar yang mengajar mirip seperti (metallica dan steve vai). Dia mulai bermain gitar pada umur 14 tahun, setelah belajar dari Jimmy Hendrix'.






Jimmy Hendrix
Lahir: November 27, 1942. Seattle, Washington, USA.
Genre (gaya): Blues Rock / Psychedelic rock
Guitar: Fender Stratocaster, Gibson "Flying V"
Groups: 1. The Jimmy Hendrix Experience
2. Gypsy Sun and the Rainbows
3. The cry of Love
Mungkin salah satu gitaris yang paling berpengaruh sepanjang masa. hendrix biasanya bermain guitar fender stratocaster secara terbalik dan re-strung. Dia awal pelopor, membuat jalan musik rok keras (hard rock), dan akhirnya pindah ke heavy metal. Jimmy Hendrix ditemukan tewas di hotel london 18 September 1970.





B.B. King.
Lahir : Sept 16 1925. Indianola Mississippi, USA.
Genre (gaya): R&B, Blues.
Gitar: Lucille, a black Gibson ES-335
Groups: BB KIng
paling meluas dan legendaris gitaris blues terhormat di dunia. " lucille" adalah gitar mereknya.





Stevie Ray Vaughan
Lahir : Dallas Texas,3 October 1954.
Genre: Blues
Guitar: Fender Stratocaster (No. 1)
Groups : Double Trouble.
salah satu gitaris blues yang paling berpengaruh di amerika selama hidupnya dan sejak kematiannya juga. stevie ray vaughan dibunuh pada sebuah tabrakan helikopter pada pagi hari 27 agustus 1990.





Randy Rhoads
Lahir: Santa Monica (California),6 Desember 1956.
Genre: Hard Rock, Heavy Metal.
Guitar: Jackson Flying V. Jackson Randy Rhoads signature model. Gibson Les Paul Custom.
Groups : Quiet Riot, Ozzy Ozbourne

" Mr. crowley" dan " Crazy Train" adalah dua di antara lagu-lagu terbaiknya yang paling dikenal yang telah Ia ciptakan. Randy Rhoads meninggal karena tabrakan pesawat kecil tahun 1982.





Angus Young
Lahir: Glasgow, Scotland31 maret 1955.
Genre: Rock, Blues.
Guitar: Gibson SG
Groups : AC/DC
AC/DC Dibentuk pada umur 18 Tahun dengan Saudaranya yang memainkan Rhytem gitar.






Eric Clapton
Lahir : Surrey (England),30 maret 1945.
Genre : Rock, R&B, Blues.
Guitar: Fender Stratocaster, Fender Telecaster. (brownie and blackie) Gibson Les Paul, Gibson SG, Gibson ES-335
Groups : The Yardbirds, John Mayhall and the bluesbreakers, Cream, Blind Faith, Derek and the Dominos
Terkenal dengan julukan" slowhand" , telah melantik ke dalam musik rock and Roll dengan popularitas hingga 3 kali.




Jimmy Page

Lahir : Middlesex (England), 9 januari 1944.
Genre: Rock
Guitar: Famous for the Gibson EDS1275 used in Stairway to heaven, (pictured) but more often played Gibson standards, named No.1 and No.2, and a host of Fenders and other guitars.
Groups : The Yardbirds, Led Zepellin, Page and Plant.
Lagu terpopuler: "Stairway to heaven"






Eddie Van Halen
Born: January 26 1955, Nijmegen, Netherlands
Genre: Rock
Guitar: "Frankenstien" a modified stratocaster type guitar, usually a Kramer.
Groups : Van Halen
Mungkin paling terkenal untuk" jebolan" , gitar solo intro to "you really got me".

read more

Senin, 24 Mei 2010

Belajar pelemasan jari

Senin, 24 Mei 2010
0 komentar
Untuk sekedar di ingat ingat bahwa untuk bisa bermain melodi, jika ada kesempatan memegang gitar musti harus memainkan melodi, entah melodi itu di mainkan ngawur/tak beraturan ataupun mengikuti aturan scale solmisasi, tapi di anjurkan untuk memakai aturan scale solmisasi, karena biar kedepannya feeling kita terbangun dengan sendirinya dari sejak awal kita berlatih...
  1. belajar pelemasan jari tahap awal / dasar
Untuk tahap ini saya akan menggunakan scale mayor, yaitu do, re, mi, fa, so, la, si, do dan di mainkan dengan nada dasar C = do (bisa di sebut juga C mayor), jadi kesimpulannya jika C = do maka D = re , E = mi, dan begitu seterusnya dan akhirnya kembali lagi ke C'. nah perputaran anatara C yang pertama samapai ke C yang terakhir di sebut kenaikan satu octave dari nada C .. untuk berlatih memainkan melodi dari scale C mayor ini akan saya berikan nada mana yang musti di pencet...

E|-----------------------------------
B|-----------------------------------
G|---------------------2tl-4t-5k----
D|----------2tl-3t-5k---------------
A|--3t-5m--------------------------
E|-----------------------------------
keterangan :
*angka angka di atas adalah menunjukkan berada di kolom atau fret
*membacanya urut dari yang paling kiri ke kanan
*huruf /abjad besar EBGDAE menunjukkan senar atau nada, maka senar no 1 adalah nada E, senar no 2 adalah nada B dan begitu seterusnya...
*huruf/abjad kecil menunjukkan keterangan jari, maka t=jari tengah, m=jari manis, tl=jari telunjuk, k=jari kelingking.
*cara menghitung urutan senar di mulai dari atas ke bawah

mainkan melodi diatas dengan baik dan benar tanpa jari jari tangan anda memetik atau mengenai senar lainnya yang tidak berkepentingan dan yg akhirnya menimbulkan suara yg bising atau tidak bersih... memang jika anda memainkan melodi ini pertama kalinya pasti jari jari tangan anda masih mengenai senar2 yang lainnya dan menimbulkan suara yang gaduh dan nggak bersih di dengar, tapi anda tetap yakin bahwa jika anda sering melakuakn latihan melodi ini pasti tanpa terasa anda akan bisa tersendiri memainkan melodi ini dengan suara yang bersih tanpa jari2 tangan anda mengenai senar2 yang tidak bersangkutan ( pengalaman saya alami sendiri, jadi yakinlah diri anda , pasti bisa )

jika anda udah mulai agak lancar memainkan melodi diatas, lalu teruskan dengan mengulangi melodi tersebut dan tingkatkan kecepatan temponya... (inget semuanya butuh waktu dan proses, jika anda belum bisa saat ini, pasti besuk besuk pasti bisa sendiri asal anda tidak lupa untuk melatihnya tiap kali ada kesempatan memegang gitar, pengalaman ini saya alami sendiri.. anda ga usah ragu bisa atau nggaknya.... pasti bisa... saya jamin..!)

untuk tahap selanjutnya akan saya bahas setelah anda mulai bisa tahap yang ini, jadi mohon tinggalkan pesan anda di kotak komentar di bawah artikel ini yang nanti isinya : menunjukkan jika anda sudah bisa dan ingin berlatih tahap yang selanjutnya atau tanyakan apa yang masih membuat binun tentang latihan melodi pelemasan jari ini dan jangan lupa menyertakan alamat email atau yahoo messenger yang bisa di hubungi agar saya bisa menginformasikan kepada anda lebih detail.......

kita butuh komusikasiyang lancar... jadi jangan sungkan2 untuk bertanya kayak teman teman yang lainya yg sudah bertanya di blog ini....
thx....

Bersumber dari blog tutorial melodi gitar dan lirik kord lagu :
http://ekhan-gitaris.blogspot.com

read more

Berkarya dengan gitar pro

0 komentar
Buat Pecinta Musik Atau anak-anak band khususnya di indonesia yang mau membuat atau menghafal sebuah lagu mulai saat ini kamu gak perlu lagi bingung, stress, lelah atau bosan dalam bermusik karena disini kamu akan diberikan satu kemudahan secara instan untuk menghafal atau membuat lagu-lagu.
kamu cukup memasang software gitar pro di komputer kamu.dengan software ini kamu bisa membuat, membaca, mendengarkan dan menghafal lagu-lagu kesukaan mu secara audio visual. juga dilengkapi dengan posisi fingering pada fretboard/keyboard view yang dapat memudahkan kita untuk membaca alunan nada tanpa harus mahir membaca tab secara formal.
serta kelengkapan-kelengkapan instrument musik yang mencangkup berbagai jenis termasuk bass,guitar,keyboard,piano,drum danlain-lain.

dilengkapi dengan RSE ( Realistik Sound Engine ) pada software ini , sehingga suara yang dihasilkan bukan cuma midi tapi perubahan audio midi hingga hampir menyerupai dengan suara

read more

Tips mencari melody atau akord dalam lagu

0 komentar
Bagi sobat yang sudah bisa main melodi gitar belum afdol jika hasil melodi yang di mainkannya bukan hasil dari mencari sendiri atau mendengarkan melodi lagu tersebut, dengan kata lain adalah hasil mencontek tablature atau chord hasil carian orang lain. Tapi ga papa semuanya butuh proses untuk mencapai tahap ini ( tahap penggunaan insting dan feeling ) , untuk sementara para sobat sekalian yang belum bisa mencari chord lagu atau melodi sebuah lagu dengan sendiri para sobat boleh mencontek hasil carian melodi atau chord lagu orang lain, hal ini di anjurkan untuk menghindari rasa putus asa didalam belajar bermain gitar baik itu gitar melodi, gitar bas maupun sekedar bisa untuk gonjrengan saja ( inget ! semua butuh proses dan waktu ) . Untuk bisa mencari sebuah chord atau pun melodi lagu di perlukan tehnik pendengaran yang sangat sensitif atau peka, dan untuk melakukan itu dibutuhkan konsentrasi yang tinggi. bagi sobat yang suka dengan melodi di anjurkan pada waktu mencari melodi lagu tersebut terfokus pada melodi lagu tersebut dan jangan menghiraukan suara suara yang lain selain melodi ( maksudnya suara yang lain : suara bas, suara instrument, suara vocal dan masih banyak suara suara lain yang tergabung dalam sebuah musik atau lagu tersebut ), hal ini bisa mengakibatkan konsentrasi kita terpecah dan susah untuk mengambil nada melodi atau bass. Begitu juga bagi yang suka dengan bass (ngebas) harus berkonsentrasi pada sura bass saja dan jangan menghiraukan suara suara yang lainnya selain bass lagu tersebut.

Bersumber dari blog tutorial melodi gitar dan lirik kord lagu :
http://ekhan-gitaris.blogspot.com

read more

Sabtu, 22 Mei 2010

Belajar membaca tab

Sabtu, 22 Mei 2010
0 komentar
Sumber : harrykeren.wordpress.com
TAB adalah mudah untuk dibaca dan harus mudah untuk ditulis jika anda ingin
mengirimkan (submit) sebuah lagu yang telah anda kerjakan sendiri. Idenya
adalah ini:

Mulai dengan 6 baris (atau empat untuk bass). Ini berhubungan dengan senar-senar
dari instrumennya. Garis yang paling atas adalah string yang paling tinggi. dan
garis yang dibawahnya adalah string yang lebih rendah. Dibawah ini adalah bit
kosong dari TAB dengan nama string pada bagian kiri.

E—————————————————————-
B—————————————————————-
G—————————————————————-
D—————————————————————-
A—————————————————————-
E—————————————————————-

Nomor-nomor ditulis pada garis untuk menunjukan pada fret mana dari string
dengan tangan kiri. Bila sebuah nol muncul, artinya mainkan dengan string
terbuka. Seperti notasi standar musik, baca dari kiri ke kanan untuk mengetahui
urutan note yang harus dimainkan. Bagian dari TAB berikut mempunyai arti
memainkan sederetan note (E F F# G G# A) pada bagian bawah senar E dengan
menggerakkan fret secara berurutan, dimulai dengan string terbuka.

E—————————————————————-
B—————————————————————-
G—————————————————————-
D—————————————————————-
A—————————————————————-
E—0–1–2–3–4–5———————————————

OK sampai saat ini ?

Berikut adalah note yang dimainkan secara bersamaan. Jika dua atau lebih note
akan dimainkan bersamaan, mereka dituliskan diatas satu sama lainnya, sekali
lagi seperti notasi standar.

Contoh berikut kita mempunyai sebuah Kord balok G.

E—-3————————————————————
B—-3————————————————————
G—-4————————————————————
D—-5————————————————————
A—-5————————————————————
E—-3————————————————————

Jadi ini artinya mainkan semua note tersebut secara bersamaan sebagai kord.

Terkadang juga terlihat kord yang sama dituliskan seperti ini :

E——–3——————————————————–
B——-3———————————————————
G——4———————————————————-
D—–5———————————————————–
A—-5————————————————————
E—3————————————————————-

Yang berarti bunyikan dengan bentuk yang sama dimulai dari string terendah, jadi
berarti setiap string dibunyikan segera setelah string terakhir, tetapi semua
notasi akan berbunyi bersamaan. Dibawah ini ada sebuah contoh lagi dengan bentuk
yang sama, tetapi dengan jarak yang sedikit lebih besar – sehingga anda mungkin
harus memetik string tersebut secara terpisah daripada membunyikannya secara
perlahan.

E——————3———————————————-
B—————3—–3——————————————–
G————4———–4—————————————–
D———5—————–5————————————–
A——5———————–5———————————-
E—3—————————–3——————————–

Anda mungkin menanyakan
- Bagaimana saya tahu seberapa cepat atau lambat untuk memainkannya ?
- Apakah semua notasi seharusnya mempunyai panjang yang sama ?

Disinilah perbedaan TAB dari notasi standar. Kebanyakan dari TAB *tidak* akan
memberitahukan panjangnya note. Biasanya itu tergantung dari anda untuk
mendengarkan lagu tersebut untuk mendapatkan iramanya.

Bagaimanapun – jangan kecewa. TAB harus bisa memberikan indikasi dari waktu
tersebut. Pada contoh di atas semua note dipisahkan dengan jarak yang sama
sehingga anda bisa membuat asumsi bahwa note tersebut mempunyai jarak yang sama
(mungkin semua seperdelapan note atau seperempat) tapi ini tidak selamanya
benar – itu tergantung dari siapa yang menuliskan TAB tersebut.

Sebagai aturan umum, jarak dari note pada TAB seharusnya memberitahukan anda
note mana yang panjang dan mana yang pendek dan yang cepat, tapi biasanya tidak
akan memberitahukan anda jika sebuah note adalah sebuah triplet atau lainnya
yang seperti itu. Sekali lagi, ini akan sangat tergantung dengan siapa yang
menuliskan TAB tersebut.

Sebagai contoh, ini adalah beberapa note dari Lagu Nasional Amerika dalam TAB.
Anda tentu dapat melihat jelas bahwa perbedaan jarak tergantung dari panjang
note.

E———————–0——–4–2-0————————–
B—0————–0———————————0———–
G——1——1—————————-1—-3—————-
D——–2——————————————————-
A—————————————————————-
E—————————————————————-

Biasanya akan lebih mudah untuk memainkan TAB dari lagu yang sudah anda kenal
baik daripada lagu yang belum pernah anda dengar karena akan lebih terbiasa
dengan irama dari lagu yang sudah dikenal.

Simbol lainnya yang digunakan di dalam TAB.

Sejauh ini saya telah melihat note mana yang harus dimainkan : senar mana yang
harus ditekan, dan di kolom mana. Saya telah menyinggung bagaimana mengetahui
panjang note dengan melihat jarak antara note pada TAB, tapi ini hanya bisa
sebagai panduan kasarnya. Anda akan harus selalu memeriksanya dengan trak lagu
aslinya untuk mendapatkan ditail dari iramanya.

Banyak dari informasi penting dapat dimasukkan ke dalam bagian TAB. Ini termasuk
hammer-ons (pukul), pulls offs (melepaskan), slides (geser), bends, vibrato dan
lainnya.

Yang harus dilakukan adalah menuliskan karakter tambahan atau simbol antara note
untuk mengindikasikan bagaimana cara memainkannya. Dibawah ini adalah karakter/simbol
yang sering digunakan:

h – hammer on
p – pull off
b – bend string up
r – lepas bend
/ – geser ke atas
\ – geser ke bawah
v – vibrato (kadang dituliskan ~)
t – tap dengan tangan kanan
x – mainkan ‘note’ dengan damping yang berat

Untuk slides (penggeseran), s terkadang digunakan untuk mengindikasikan apakah
menggeser ke atas atau ke bawah. Simbol untuk harmonics dijelaskan dibawah pada
bagian 3.2

Yang terakhir, x, digunakan untuk mendapatakan choppy, suara perkusi.
Anda biasanya menggunakan tangan fret untuk damp ringan senar sehingga ketika
akan membunyikan note tersebut seakan-akan suaranya mati.

Catatan bahwa penggunaan ‘x’ *sangat* berbeda dari penggunaan ‘x’ saat memberikan
bentuk kord.

Sebagai contoh jika dituliskan kord D, maka akan terlilhat :

EADGBE
xx0232

Dimana ‘x’ berarti tidak dimainkan.

Pada tab diasumsikan bahwa sebuah string tidak dimainkan jika tidak ditandai.
Sehingga kord yang sama pada tab akan seperti :

E—–2———————————————————–
B—–3———————————————————–
G—–2———————————————————–
D—–0———————————————————–
A—————————————————————-
E—————————————————————-

tanpa ‘x’. ‘x’ hanya digunakan pada TAB untuk merepresentasikan mute senar yang
berat yang dibunyikan/dipetik untuk meberikan suara perkusi.

Ada beberapa dari simbol lainnya untuk hal-hal seperti whammy bar bends,
petikan scrapes dan lainnya. Sepertinya tidak ada standar penulisan sebagai
acuan untuk menuliskannya – ditail/keterangan harus diberikan di dalam TAB
untuk menjelaskan arti dari simbol tersebut.

TAB Bass kemungkinan akan membutuhkan beberapa ekstra simbol untuk memenuhi
kebutuhan atas perbedaan tehknik yang dipakai dalam memainkan bass – sebagai
contoh slapping dan ‘popping’ senar dengan jari jempol atau jari tengah.
Anda bisa menggunakan ’s’ untuk slap dan ‘p’ untuk pop selama dituliskan
*dibawah* baris tab untuk menjelaskannya dari slide dan pull off yang seharusnya
dituliskan *di atas* garis dari tab.

HAMMER ONS DAN PULL OFFS.

Dengan hammer-ons dan pull-offs anda mungkin menemukannya seperti hal berikut :

E—————————————————————-
B—————————————————————-
G—————————————————————-
D—————————————————————-
A———5h7———–5h7————————————–
E—0–0———-0–0——————————————-

yang berarti memainkan E terbuka dua kali, lalu tekan senar A pada kolom 5 dan
hammer pada kolom 7.

Pull offs terlihat sangat sama :

E—-3p0————————————————————
B———3p0——————————————————-
G————–2p0————————————————–
D——————-2———————————————
A—————————————————————-
E—————————————————————-

Disini didapatkan descending bluse dengan skala menggunakan pull-offs terhadap
string terbuka. Untuk setiap pull off hanya mengambil note pertama dari pasangan
dengan tangan kanan – sehingga pada contoh ini hanya mengambil semua note pada
kolom ke 3 dan ke 2, dan senar buka akan dibunyikan dengan melepaskan.

Karena senar diberikan bit tambahan dengan energi saat hammer on dan pull off, anda
anya perlu membunyikan note pertama dengan menggunakan tangan pick. Anda juga bisa
mendapatkan senar yang panjang dengan hammer-ons dan pull-offs seperti dibawah :

E—————————————————————-
B—————————————————————-
G—2h4p2h4p2h4p2h4p2h4p2—————————————-
D—————————————————————-
A—————————————————————-
E—————————————————————-

Dalam kasus ini anda hanya perlu membunyikan note pertama.

Catatan – Anda mungkin akan mendapatkan simbol lainnya yang digunakan untuk
hammer-on dan pull-off, sebagai contoh ^ dapat digunakan untuk mengartikan
hammer-on dan pull-off.

contoh :

G—2^4^2—-

yang berart “bunyikan note pada kolom ke dua, hammer-on ke kolom 4 dan pull-off
ke kolom 2″. Akan menjadi mudah jika semua orang menggunakan simbol yang sama,
jadi kecuali anda mempunyai keberatan yang kuat terhadap ‘h’ dan ‘p’ tolong
gunakan itu. Dalam hal lain, untuk setiap tab yang dikirimkan harus selalu
menerangkan simbol yang digunakan sehingga jika menggunakan apapun ‘di luar
kebisaan’ pastikan untuk menjelaskan maksudnya.

Bends.

Ketika bends terlibat anda harus mengetahui seberapa banyak yang harus di bend
note tersebut. Ini dapat diketahui dengan menuliskan jumlah setelah ‘b’.
Sebagai contoh, jika anda melihat ini :

E—————————————————————-
B——7b9——————————————————-
G—————————————————————-
D—————————————————————-
A—————————————————————-
E—————————————————————-

berarti bunyikan senar B pada kolom ke 7, lalu bend note ke atas dua semi tone
(satu langkah sekaligus) sehingga berbunyi pitch sama seperti bunyi note pada
kolom 9. (Terkadang bend dituliskan pada bagian ke dua di dalam tanda kurung,
seperti ini —7b(9)— )

Sesuatu seperti ini :

E—————————————————————-
B——7b9–9r7————————————————–
G—————————————————————-
D—————————————————————-
A—————————————————————-
E—————————————————————-

berarti mainkan note pada kolom 7, bend ke atas dua semi tone, bunyikan note
lagi ketika sedang bend, kemudian lepaskan bend sehingga note tersebut kembali
normal.

Terkadang pre-bend digunakan – ini dimana senar di bend *sebelum* note dibunyikan.
Setelah note dibunyikan, bend dilepaskan. Pre-bends biasanya dituliskan sebagai
berikut :

E—————————————————————-
B——(7)b9r7—————————————————
G—————————————————————-
D—————————————————————-
A—————————————————————-
E—————————————————————-

Berarti: fret note tersebut pada kolom ke 7 dan bend senar ke atas dua semitones
(tanpa membunyikan nite). Kemudian bunyikan senar tersebut dan lepaskan bend.

Terkadang ditenukan note yang di bent ke atas hanya seperempat dari tone dan
sebagainya. Dalam hal ini akan terlihat sedikit aneh :

B——–7b7.5——–

jika anda harus bend keatas setengah fret nilainya.
Tuliskan sebagai berikut :

bend up 1/4 tone
E—————————————————————-
B——7b——————————————————–
G—————————————————————-
D—————————————————————-
A—————————————————————-
E—————————————————————-

dengan instruksi mengenai seberapa banyak bend dituliskan diatas note.

Slides.

Simbol yang paling sering digunakan adalah / untuk slide ke atas dan \ untuk
slide ke bawah.

Terkadang juga terlihat ’s’ digunakan untuk slide.

Anda tidak harus membutuhkan simbol terpisah untuk slide ‘atas’ dan ‘bawah’
dikarenakan pembacaan baris TAB :

E—————————————————————-
B——7/9——————————————————-
G—————————————————————-
D—————————————————————-
A—————————————————————-
E—————————————————————-

terlihat jelas sebuah slide *ke atas* dari kolom 7 ke kolom 9. Bagaimanapun
terkadang dijumpai hal seperti berikut :

E—————————————————————-
B——/7-9-7\—————————————————
G—————————————————————-
D—————————————————————-
A—————————————————————-
E—————————————————————-

dimana slide awal dan akhir tidak jelas diberikan. Di sini anda harus mengetahui
apakah anda slide ke atas atau ke bawah. Dalam hal ini gunakan keputusan anda
untuk memilih awal atau akhir kolomnya.

Anda juga dapat mempunyai sekumpulan seri dari slide secara bersamaan, seperti ini

E—————————————————————-
B——7/9/11——————————————–
G—————————————————————-
D—————————————————————-
A—————————————————————-
E—————————————————————-

yang berarti anda hanya membunyikan note yang pertama menggunakan sustain
untuk menghasilkan note lainnya.

read more

Berlatih speed melody

0 komentar
Untuk melakukan pelatihan peningkatan speed pada permainan melodi gitar di butuhkan kemampuan untuk memahami jenis jenis nada didalam suatu dawai atau senar gitar, jenis jenis nada yang di maksud adalah nada dasar pada ke 6 (enam) dawai atau senar pada gitar. Untuk lebih jelasnya silahkan sobat sekalian me review postingan saya sebelumnya tentang klik disini => Mengenal nama-nama dari nada dasar senare (tali). Nah jika sobat sekalian sudah hafal tersebut saya jamin tahap selanjutnya tanpa sobat sadari jika sobat sering berlatih senam jari maka sobat akan bisa memaksimalkan speed (kecepatan) dalam melodi yang sobat mainkan. Dan yang gakalah penting dari ini adalah cara memegang pick atau klipper saat melakukan melodi. Pada umumnya, setelah saya bertukar pikiran antara saya dan temen temen saya yang juga seorang gitaris bahwa di dalam memegang pick atau klipper untuk membuat nyaman saat main melodi khususnya Speed (kecepatan) melodi ada dua cara untuk mempernyaman dan istilahnya adalah jembatan keledai bagi kami agar speed melodi yang kita mainkan jadi maksimal.
  • Yang pertama adalah pada waktu sobat sekalian memainkan melodi yang menantang speed maka di dalam memegang pick atau klipper di sarankan ujung klipper atau pick terlihat sedikit atau maksimal ujung pick atau klipper tersebut menonjol sekitar 3 mm, Ingat...! cuman 3 mm. karena banyak alasan jika sobat seklian melakukan melodi dengan menonjolkan speed jikalau memegang pick atau klipper dan ujungnya terlihat lebih dari 3 mm maka pick atau klipper yang sobat petikkan akan menyangkut ke senar yang lainnya dan akan membuat permainan speed melodi menjadi kedengeran tidak jernih atau tidak bersih.
  • Dan yang kedua adalah jikalau sobat seklian memainkan melodi yang slow atau kalem atau tanpa speed maka sobat sekalian dalam memegang pick atau klipper bisa memakaia cara yang pertama tadi dan bahkan memakai cara ujung pick atau klipper yang sobat pegang lebih dari 3 mm....
NAh,gimana.........? apakah sobat seklian sudah paham dengan yang saya sampaikan ini...?
Jika diantara sobat masih ada yang kurang paham silahkan tanyakan melalui kirim komentar atau POST COMMENT di bawah artikel ini, dan segeralah tanyakan tanpa sungkan sungkan dan ragu apa yang sobat sekalian kurang pahami.
Selamat mencoba...........................................................................................................................................

Bersumber dari blog tutorial melodi gitar dan lirik kord lagu :
http://ekhan-gitaris.blogspot.com

read more
 

Bagaimana penilaian anda terhadap blog ini?

Get cash from your website. Sign up as affiliate.